Tak Hanya Orang Tua, Bayi Juga Dapat Mengalami Katarak

Mother with Baby Child

Autisme, adalah momok yang sering muncul di setiap kepala orangtua saat anak mereka tumbuh dan berkembang. Sayangnya, meski telah diantisipasi, hal tersebut kerap datang dan menjadi permasalahan tersendiri. Banyak hal menjadi penyebab utama munculnya masalahHealthy & Safety ini, salah satunya hal sepeleh seperti jenis makanan bayi yang dikonsumsi setiap hari.

Sebelum lebih jauh mendalami gejala-gejala yang sering muncul saat seorang anak terjangkit autis, ada baiknya jika kita mengenal lebih jauh karakteristik penyakit ini. seperti dikutip dari WebMD, sindrome autisme adalah masalah gangguan otak yang membuat kemampuan anak dalam berkomunikasi menjadi terhambat. Tak selalu buruk, hal ini kadang membuat anak terlihat sangat cerdas, tapi juga tak jarang membuat anak mengalami proses belajar (Terutama dalam hal berbicara). Dan dibanding anak wanita, masalah autisme 5 kali lebih sering dialami oleh anak pria.

Pada dasarnya, gejala ini bisa sembuh dengan penanganan intensif yang berkesinambungan. Dengan tetapi khusus yang dilakukan oleh orang-orang di sekitar anak, dan berkonsultasi dengan dokter. Dan hal ini biasanya lebih mudah diatasi jika kita bisa mendeteksi (Dan mencegah) masalah ini sejak dini.

Dibanding dengan anak-anak tanpa masalah, anak penderita autis biasanya mengalami beberapa ciri yang khas. Dan sebagai orangtua, jika kita jeli, hal ini akan tampak dan gejalanya sering sama satu dengan yang lain. Gejala ini bahkan bisa kita deteksi saat anak baru saja di lahirkan dan menjalani beberapa bulan pertama dalam hidup mereka.

Umumnya, anak akan mengalami proses belajar pada saat usia mereka antara 18-24 bulan. Hal ini sering ditandai dengan kegiatan sederhana, seperti meniru dan berinteraksi dengan orang disekitar mereka.

Adapun beberapa gejala autisme yang muncul pada anak saat beberapa bulan kehidupan mereka biasanya memiliki tingkat kesamaan yang tinggi. Seperti :

Anak sering melakukan hal sama secara berulang-ulang. Beberapa hal sering dilakukan tanpa sebab oleh anak. Seperti menggoyang-goyangkan tangan, kaki dan bagian lain di tubuh secara berulang-ulang.

Kurang memaknai arti sebuah komunikasi. Anak dengan gejala autis, biasanya sering mengalami kesusahan dalam hal berkomunikasi. Sekalinya diajak berkomunikasi, mereka sering menghindari kontak mata atau sentuhan fisik dari orang didekatnya (Yang mengajak berkomunikasi).

Susah dalam hal belajar berbicara. Masih berkaitan dengan komunikasi, anak dengan gejala autisme juga kerap mengalami kesulitan dalam hal belajar berbicara. Sehingga saat anak seusianya telah berbicara, anak penderita autis sering mengalami kesulitan dalam hal ini.

Sering mengulang kata dan kalimat (echolalia). Kendala komunikasi akibat masalah di otak akan terus dihadapi oleh anak penderita autis. Dalam hal ini sekali mereka belajar sebuah kata atau kalimat, tak jarang mereka mengulang-ulang tanpa maksud yang jelas hal tersebut.

Mudah marah karena hal kecil. Dan satu hal lagi yang membedakan anak autisme dengan normal adalah tingkat emosional mereka. Dimana setiap perubahan kecil sering dimaknai dengan emosi yang meluap, seperti marah dan menangis hebat saat detil perubahan kecil dialaminya.

Tak hanya proses belajar, anak penderita autisme juga kerap dapat dilihat saat mereka masih bayi (Satu tahun pertamanya). Hal ini sering ditandai dengan beberapa hal, seperti tidak merespon suara ibu, atau seseorang yang memanggil namanya. Tak pernah bertatap mata dengan orang, atau merespon emosi dari orang di sekitar.

Berkonsultasi dengan dokter, dan senantiasa mengadakan pemeriksaan rutin adalah langkah bijak dalam mengurangi dampak buruk autisme. Karena meski beberapa gejala diatas muncul, bukan berarti anak Anda mengalami permasalahan autis. Karena bisa jadi hal ini disebabkan oleh satu dan beberapa hal.

About Tororo

Tororo.com adalah salah satu situs online e-commerce perlengkapan bayi terbesar di Indonesia. Kami menawarkan produk-produk pokok kebutuhan bayi seperti susu bubuk, popok, dan berbagai kategori lainnya seperti alat makan dan botol, keperluan mandi dan kulit, pakaian dan sepatu, alat perkakas dan kereta bayi, serta keperluan buat ibu. Misi kami di Tororo tidak hanya penjualan; kami ingin meningkatkan kualitas dan standar hidup untuk keluarga di seluruh Indonesia dengan memberikan mereka akses ke berbagai macam produk dengan harga yang sama seperti membeli produk tersebut di kota-kota seperti Jakarta atau Surabaya. Kami percaya bahwa toko online seperti kami akan membuat perubahan besar dalam memenuhi kebutuhan keluarga. Kami memberikan anda kemudahan untuk membeli segala produk yang berkaitan dengan kebutuhan si kecil hanya dengan mengakses ke situs Tororo. Dapatkan kebutuhan si kecil dengan harga termurah dengan penawaran dan berbagai diskon yang pastinya menarik untuk anda. Informasi mengenai segala produk yang anda inginkan juga bisa anda dapatkan dengan mudah di situs Tororo untuk kenyamanan anda berbelanja. Produk pesanan akan kami antar ke rumah anda dengan pelayanan kurir yang cepat dengan kualitas produk yang terbaru dan terbaik. Dengan pembayaran melalui transfer antarbank, bayar di tempat (Debit dan Credit on Delivery), klikpay BCA, dan kartu kredit, kami menawarkan metode pembayaran yang mudah dan aman demi kenyamanan anda berbelanja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: